Selasa, 24 November 2015

Tugas Bahasa Indonesia

1.      Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, dalam pertemuan dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang Caroline Kennedy pada Sabtu, 12 April 2014 mengatakan: “Saya berharap Duta Besar Kennedy akan menikmati paket lengkap Jepang: keindahan bunga sakura, Gunung Fuji, dan teknologi tercanggih”. Teknologi tercanggih apakah yang dimaksud oleh Perdana Menteri tersebut?
Jawab: KA Maglev Supercepat.

2.      Dalam pertemuan tersebut, apa yang ingin ditawarkan pemerintah Jepang kepada Amerika Serikat?
Jawab: Kerjasama dibidang teknologi khususnya di bidang perkereta-apian.

3.      Mengapa kereta api itu disebut sebagai kereta api canggih? Sebutkan alasannya!
Jawab: Karena kereta tersebut menerapakan teori dasar magnetism yang membuatnya bisa bergerak 505 km/jam tanpa suara, gesekan, dan berjalan lebih mulus.

4.      Perhatikan tabel yang memperlihatkan hubungan antara struktur teks “’Kencan’ Diplomatik 505 Kilometer per Jam” dan peristiwa yang terjadi berikut ini!

5.      Bacalah kembali judul teks berita tersebut. Judul tersebut telah menggambarkan secara implisit isi dari berita yang akan disajikan. Hal ini menjadi salah satu ciri dari teks berita, yakni pendek. Selain itu, informasi telegrafik berita dapat juga ditangkap dari judul. Menurut kalian, apa yang tersirat dari judul tersebut? Jelaskan!
Jawab: Tersirat bahwa kata “kencan” biasanya dilakukan oleh 2 orang, diplomatik berarti urusan negara, sehingga dari judul kita dapat menyimpulkan bahwa ada 2 orang yang sedang melakukan pertemuan untuk membahasa urusan negara di atas kendaraan dengan kecepatan tinggi.

6.      Setelah kalian membaca teks “‘Kencan’ Diplomatik 505 Kilometer per Jam”, apakah kalian menemukan kriteria berita tersebut di dalamnya?
Jawab:
·  Keluarbiasaan  :Teks ini mengandung unsur keluarbiasaan karena adanya perkembangan teknologi telah membuat kereta api dapat melaju hingga kecepatan 505 km/jam
·  Kebaruan         : Teks mengandung unsur kebaruan terlihat pada teknologi ini baru diuji coba pada tahun 2003, dan proyek baru terselesaikan hingga tahun 2027
·  Akibat             : Dengan adanya kerjasama dibidang teknologi perkerta-apian masyarakat melihat bahwa AS kemungkinan akan membuat jaringan KA supercepat yang tentunya akan mempengaruhi dunia
·  Aktual             : Kurang actual karena berita ini sudah diliput pada 14 April 2014 yang berarti berita sudah berumur 1 tahun.
·  Kedekatan       : secara geografis tidak terlalu dekat dengan kita, tapi secara psikologis cukup dekat dengan dunia teknologi modern yang banyak digandrungi para remaja jaman sekarang.
7.      Cermati urutan peristiwa berikut ini. Isilah bagian yang masih rumpang!
Jawab:

Paragraf
ke-
Kalimat
ke-
Peristiwa
1
1
Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang Caroline Kennedy menjalani “kencan” istimewa dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Sabtu (12/4)
2
1
Di tengah hawa sejuk awal musim semi dan keindahan pemandangan bunga sakura di lereng Gunung Fuji, Abe mengajak Kennedy berjalan-jalan dengan kecepatan tinggi.
3
1
Hari itu, Abe mengajak Kennedy menjajal kereta api (KA) magnetik supercepat yang akan ditawarkan kepada AS.
4
1
Dengan menerapkan teori dasar magnetism bahwa kutub magnet yang sama akan saling menolak, kereta tanpa roda ini akan terangkat 10 sentimeter dari relnya saat diaktifkan.
5
1
Abe dan Kennedy memulai perjalanan mereka dari Stasiun Yamanashi Maglev Test Line di dekat Gunung Fuji.
5
2
Sambil tersenyum, Abe pun menunjukkan keunggulan teknologi Jepang kepada duta besar negara sekutu utamanya itu.
6
1
Di tengah perjalanan, KA yang mereka tumpangi sempat menyentuh kecepatan 505 kilometer per jam atau setara dengan kecepatan jelajah pesawat penumpang bermesin turboprop ATR 72.
7
1
Menurut operator KA spesial ini, Central Japan Railway, pada saat uji coba tahun 2003 silam, kecepatan maksimum KA tersebut mencapai 581 km per jam.
8
1
KA maglev inilah yang akan ditawarkan Jepang kepada AS, satu-satunya negara adidaya yang belum memiliki jaringan KA supercepat.
9
1
Pemerintahan Presiden Barack Obama saat ini berinisiatif memulai pembangunan jaringan KA supercepat nasional di AS, yang akan dimulai dengan jalur dari Washington DC ke Baltimore, Maryland, sepanjang 60 km.
10
1
Menurut harian bisnis Nikkei, pihak Central Japan Railway telah memberi penawaran insentif khusus dengan membebaskan biaya lisensi jika AS jadi memilih teknologi maglev Jepang untuk ruas pertama ini.
11
1
Nikkei menambahkan, Pemerintah Jepang berencana membayar separuh dari biaya lisensi sebesar 1 triliun yen (Rp112,7 triliun) melalui Japan Bank for International Cooperation.
12
1
Meski demikian, Jepang masih harus bersaing dengan negara-negara pemilik teknologi KA supercepat lain, seperti Kanada, Prancis, dan Jerman.
13
1
Usai “kencan” diplomatik tersebut, Abe mengatakan, “setelah saya bisa berbagi pengalaman ini dengan Duta Besar Kennedy hari ini, saya harap dia pun akan berbagi cerita ini dengan Gedung Putih.”
14
1
Kennedy, satu-satunya anak mantan Presiden John F. Kennedy yang masih hidup, menimpali, teknologi maglev tersebut adalah sesuatu yang bisa mendatangkan manfaat besar bagi Jepang.
14
2
“Dan semoga bagi AS juga,” ujar dia.
15
1
Jepang sendiri sedang berencana membangun jalur komersial KA maglev yang akan menghubungkan Tokyo dengan Nagoya di Jepang tengah pada 2027.
16
1
Pada 2045, jalur KA maglev tersebut akan menghubungkan Tokyo dengan Osaka di Jepang barat dan mempersingkat waktu perjalanan dari sekitar tiga jam saat ini dengan KA peluru Shinkansen menjadi hanya sekitar 67 menit.



Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang Caroline Kennedy menjalani “kencan” istimewa dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Sabtu (12/4)

Informasi:
Sabtu, 12 April, Caroline Kennedy menjalani “kencan” istimewa dengan Shinzo Abe.
Di tengah hawa sejuk awal musim semi dan keindahan pemandangan bunga sakura di lereng Gunung Fuji, Abe mengajak Kennedy berjalan-jalan dengan kecepatan tinggi. “Saya berharap Duta Besar Kennedy akan menikmati paket lengkap Jepang: keindahan bunga sakura, Gunung Fuji, dan teknologi tercanggih,” ujar Abe santai sebelum memulai perjalanan.

Informasi:
Abe mengajak Kennedy berjalan-jalan dengan kecepatan tinggi, dan berharap Kennedy menikmati keindahan Bunga Sakura dan teknologi tercanggih.
Hari itu, Abe mengajak Kennedy menjajal kereta api (KA) magnetik supercepat yang akan ditawarkan kepada AS. KA canggih ini menggunakan teknologi magnetic levitation (maglev) yang menerapkan daya angkat magnetis sebagai sumber tenaga penggerak utama

Informasi:
Abe mengajak Kenneedy menjajal KA Maglev yang menerapkan daya angkat magnetis yang ditawarkan kepada Amerika Serikat.
Dengan menerapkan teori dasar magnetism bahwa kutub magnet yang sama akan saling menolak, kereta tanpa roda ini akan terangkat 10 sentimeter dari relnya saat diaktifkan. Tanpa gesekan antara roda dan rel, KA ini pun dapat melaju lebih cepat, lebih mulus, dan lebih tak bersuara dibandingkan KA konvensional.

Informasi:
Teori dasar magnetism diterapkan dalam KA sehingga dapat melaju lebih cepat, mulus, dan tak bersuara.
Abe dan Kennedy memulai perjalanan mereka dari Stasiun Yamanashi Maglev Test Line di dekat Gunung Fuji. Sambil tersenyum, Abe pun menunjukkan keunggulan teknologi Jepang kepada duta besar negara sekutu utamanya itu.

Informasi:
Abe memberikan senyum kebanggaan kepada Kennedy seraya memulai perjalanan mereka.
Di tengah perjalanan, KA yang mereka tumpangi sempat menyentuh kecepatan 505 kilometer per jam atau setara dengan kecepatan jelajah pesawat penumpang bermesin turboprop ATR 72.

Informasi:
KA yang mereka tumpangi menyentuh kecepatan 505 km/jam setara dengan kecepatan pesawat bermesin turbotrop ATR 72.
Menurut operator KA spesial ini, Central Japan Railway, pada saat uji coba tahun 2003 silam, kecepatan maksimum KA tersebut mencapai 581 km per jam.

Informasi:
Saat uji coba 2003, kecepatan maksimum KA mencapai 581 km/jam.
KA maglev inilah yang akan ditawarkan Jepang kepada AS, satu-satunya negara adidaya yang belum memiliki jaringan KA supercepat. Pemerintahan Presiden Barack Obama saat ini berinisiatif memulai pembangunan jaringan KA supercepat nasional di AS, yang akan dimulai dengan jalur dari Washington DC ke Baltimore, Maryland, sepanjang 60 km.

Informasi:
Pemerintah Barack Obama berinisiatif membangun jaringan KA supercepat nasional di AS sepanjang 60km.
Menurut harian bisnis Nikkei, pihak Central Japan Railway telah memberi penawaran insentif khusus dengan membebaskan biaya lisensi jika AS jadi memilih teknologi maglev Jepang untuk ruas pertama ini.

Informasi:
Central Japan Railway memberikan penawaran dengan membebaskan biaya lisensi kepada AS.
Nikkei menambahkan, Pemerintah Jepang berencana membayar separuh dari biaya lisensi sebesar 1 triliun yen (Rp112,7 triliun) melalui Japan Bank for International Cooperation.

Informasi:
Jepang berencana membayar separuh dari biaya lisensi sebesar 1 triliun yen.
Meski demikian, Jepang masih harus bersaing dengan negara-negara pemilik teknologi KA supercepat lain, seperti Kanada, Prancis, dan Jerman.

Informasi:
Jepang harus bersaing dengan Negara-negara pemilik teknologi KA supercepat lain.
Usai “kencan” diplomatik tersebut, Abe mengatakan, “setelah saya bisa berbagi pengalaman ini dengan Duta Besar Kennedy hari ini, saya harap dia pun akan berbagi cerita ini dengan Gedung Putih.”

Informasi:
Abe berharap setelah “kencan” diplomatic, kennedy berbagi cerita dengan Gedung Putih.
Kennedy, satu-satunya anak mantan Presiden John F. Kennedy yang masih hidup, menimpali, teknologi maglev tersebut adalah sesuatu yang bisa mendatangkan manfaat besar bagi Jepang. “Dan semoga bagi AS juga,” ujar dia.

Informasi:
Kennedy mengatakan maglev dapat mendatangkan manfaat besar bagi Jepang.
Jepang sendiri sedang berencana membangun jalur komersial KA maglev yang akan menghubungkan Tokyo dengan Nagoya di Jepang tengah pada 2027.

Informasi:
Jepang berencana membangun jalur KA yang menghubungkan Tokyo dengan Nagoya pada tahun 2027.
Pada 2045, jalur KA maglev tersebut akan menghubungkan Tokyo dengan Osaka di Jepang barat dan mempersingkat waktu perjalanan dari sekitar tiga jam saat ini dengan KA peluru Shinkansen menjadi hanya sekitar 67 menit.

Informasi:
Tahun 2045, jalur KA akan mempersingkat perjalanan Tokyo – Nagoya sekitar 3 jam.

Evan Savero W.

XII Aksel 1/07

Tidak ada komentar:

Posting Komentar